h:i a - l d F Y

Sukses Setelah Keluar dari “Zona Nyaman”

By Admin - Thu Oct 24, 3:14 pm

Mqradio.com, Sleman – Bagi orang yang berjiwa enterpreneur “Zona nyaman”, meskipun menjanjikan nominal yang menggiurkan bagi seorang pekerja agaknya kurang memberikan tanta

Muhammad Zulma (mqradio,com/Tria)
Muhammad Zulma (mqradio,com/Tria)

ngan. Hal ini pula yang dirasakan Muhammad Zulma (30), seorang pengusaha muda yang bisa dibilang cukup sukses dalam menjalankan beberapa bisnis di Yogyakarta. Mulai pengembang ruko, bisnis laundry hingga rumah Aqiqoh

Sebelum memantapkan diri di dunia usaha mandiri, pria kelahiran Yogyakarta, 13 Maret 1983 ini sempat bekerja di perusahaan minyak skala international dengan penghasilan yang relatif besar selama 6 tahun. Namun, hal tersebut tidak lantas menjadikannya puas dengan penghasilan tersebut.

“Saya pernah mendengar cerita dari teman, dengan menjadi pengusaha, dirinya mampu mendapatkan uang sebesar yang saya peroleh itu per hari. Dari situ saya mulai berpikir untuk bisa berwira-usaha”, kenangnya. Dengan bermodal uang hasil tabungannya ketika bekerja, Zulma pun memulai usahanya dengan jual beli tanah dan ruko.

Awalnya, bapak 1 anak ini mengaku sempat mendapatkan pertentangan dari orang tua. Pasalnya, mereka menginginkan putranya ini setelah lulus dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta jurusan Teknik Informatika (TI) dapat melanjutkan studi S2, dengan harapan dapat menjadi generasi penerus ayahnya, yang juga bekerja di Perusahaan minyak milik asing ketika itu.

Namun, bagi seorang Zulma, berada di zona “nyaman” seperti itu bukanlah pilihan. “Justru saya merasa tertantang, ketika berada dalam kepanikan”, ucapnya sembari tersenyum lebar. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut, dan mulai merintis usaha dengan bermodalkan sekitar Rp 25 juta, untuk mengawali bisnis jual beli tanah dan ruko ketika itu.

Tidak cukup hanya dengan dengan 1 bisnis saja, Zulma juga mulai “melebarkan sayap” usahanya, dengan membuka bisnis Aqiqoh “Al-Hajj” di rumahnya, Jalan Tetuko Nomer 33, Sidoarum, Godean, Sleman. Bisnis ini pun bermula dari kecintaan Zulma terhadap binatang sehingga ia mampu melihat ini sebagai peluang usaha yang potensial untuk digarap. Termasuk usaha laundry yang juga dibidiknya saat ini.

Perlawanan yang berbuah manis

Salah satu outlet Penjualan Hewan Qurban milik Zulma di Kawasan Bantulan,  Sidorarum, Godean, saat  jelang Idul Adha 1434 H lalu (mqradio.com/Tria Haidar)

Salah satu outlet Penjualan Hewan Qurban milik Zulma di Kawasan Bantulan, Sidorarum, Godean, saat jelang Idul Adha 1434 H lalu (mqradio.com/Tria Haidar)

Agaknya, ketidak-setujuan orang tua Zulma ketika itu, tidak mampu mematahkan semangatnya untuk terus menggeluti dunia usaha sebagaimana yang diimpikannya. Dan kini, “Perlawanan Zulma itu pun berbuah manis. “dalam 3 bulan terakhir ini, omzet usaha telah Rp 25 juta – Rp 35 juta rupiah”, akunnya bangga.

Meski begitu, mimpi terbesar dari Suami Dina Vita ini adalah mengembangkan sejumlah usaha tersebut dengan lebih professional sehingga dapat menjadi perusahaan yang lebih besar. Untuk itu, menurut Zulma tidak cukup hanya dikerjakan dengan usaha keras, akan tetapi juga harus didukung dengan amalan ibadah yang lain. “Kuncinya, banyak sadaqah, salat dhuha, dan tertib salat 5 waktunya”, tegas Zulma mengakhiri pembicaraan. (Tria)

Follow MQ 92.3 FM Jogja on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

2 Comments

Comments -49 - 0 of 2First« PrevNext »Last
  1. 0

    Saya saat ini juga masih bekerja, namun sambil bekerja saya mencoba mencari jalan agar bisa seperti Mas Muhammad Zulma. Muda, Punya Usaha, dan Bisa memeberi Manfaat untuk orang Sekitar..
    JUAL BENIH IKAN BERKUALITAS
    JUAL RUMAH JOGJA YOGYAKARTA

  2. 0

    Yang muda yang berbakat.

Comments -49 - 0 of 2First« PrevNext »Last

Leave a Reply